Kegiatan Tim World Bank

June 11th, 2008

Sejak hari senin tanggal 9 Juni 2008, Tim World Bank berkumpul lagi di Jayapura, setelah melakukan kenjungan ke beberapa daerah untuk melihat secara langsung mengenai pemanfaatan ICT untuk pendidikan.  Hal ini dilakukan sesuai dengan permintaan dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua, khusus Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Papua untuk melakukan penelitian dan study kasus tentang strategi pemanfaat ICT bidang Pendidikan dan rencana pelaksanaannya.

Pada hari selasa, tanggal 10 Juni 2008, Tim World Bank melakukan kunjungan langsung untuk perguruan tinggi. Hal ini penting untuk mencari partner yang khusus untuk melakukan TOT bagi guru-guru yang berada di wilayah ICT Center yang telah di tentukan nantinya. Dari perguruan tinggi tersebut akan dikumpulkan data mengenai Infrastrukturnya,  SDM-nya, Materi/Modul pembelajaran, dan data lainnya yang mendukung kegiatan pelatihan bagi guru-guru nantinya.

Perguruan yang dikunjungi antara lain Universitas Cenderawasih bertemu dengan Pembantu Dekan II FKIP, kemudian USTJ (Universitas Sains dan Teknologi) bertemu Pembantu Dekan III dan seluruh Ketua Program Studi dari Fakultas yang ada di USTJ, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan dengan Rektor Universitas Yapis Papua.

Pada hari Rabu, tanggal 11 Juni 2008, pukul 10.00 WIT dilakukan presentasi hasil kegiatan study lapangan yang dilakukan oleh Tim World Bank bertempat di Swiss Bell Hotel Jayapura. Kegiatan dihadiri oleh Seluruh Pejabat di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Papua, perwakilan dari Komisi E DPRP, BIKDA,  BPDE, BAPEDA, USTJ, UNICEF, ESP, dan perwakilan dari sekolah-sekolah. Inti dari presentasi yang disampaikan adalah memberikan hasil temuan-temuan di lapangan mengenai PEMANFAATAN ICT BAGI PENDIDIKAN DI PAPUA, serta STRATEGI ICT DAN PELAKSANAAN UNTUK BIDANG PENDIDIKAN DI PAPUA.

Banyak masukkan dan pertimbangan yang diberikan kepada Tim World Bank, khususnya untuk penerapannya di Papua. Serta beberapa informasi dari stakekholder yang dapat dijadikan mitra kerja sama didalam penerapan kegiatan tersebut, memang lokasi wilayah di papua membutuhkan penanganan khusus penerapan ICT untuk bidang pendidikan, karena jjuga diyakini bahwa dengan Penerapan ICT dibidang pendidikan akan dapat menerobos keterisolasian suatu daerah, penghematan biaya perjalanan, peningkatan mutu pendidikan, dan memudahkan akses bagi guru dan siswa didalam pengembangan sumber-sumber belajar.

Prosedur kehilangan atau kerusakan perangkat Jardiknas

June 6th, 2008

Kami di Papua sudah mengalami 1 x kecurian modem dan junifer (Dikjar Kab. Mimika) hal ini memerlukan prosedur hampir 1 tahun, dikarenakan dana penggantian dari dinas yang lambat. Dana yang dikeluarkan hampir mencapai 15 juta karena seperti membeli perangkat baru. Dan ternyata juga Dikjar Kab. Mimika memiliki tunggakan rekening telepon… jadi harus dilunasi dulu…heheheh..

1 x Junifer rusak (Dikjar Kab. Merauke) apabila junifer di hidupkan maka listrik di kantor tersebut padam. Untuk kerusakan memerlukan waktu hampir 2 minggu dikarenakan PT.Telkom Merauke tidak memiliki stok alat junifer, begitu juga di jayapura. Sehingga harus menunggu kiriman dari Makasar.

Solusi yang kami tempuh adalah :

Untuk perangkat yang hilang :
1. Segera laporkan ke Polisi setempat untuk mendapatkan berita acara kehilangan.
2. Dengan berita kehilangan tersebut, laporkan ke PT.Telkom setempat untuk mendapatkan penggantian segera.
3. Tentunya Dinas (lokasi yang kehilangan)harus mengeluarkan dana ekstra, karena hal ini menjadi tanggung jawabnya. (dana penggantian junifer baru).
4. Apabila lokasi daerah tersebut dekat dengan Pusat PT. Telkom, dan menyediakan dana penggantian alat, tentunya penggantian tidak akan berlangsung lama.

Untuk perangkat yang rusak :
1. Segera laporkan ke PT.Telkom setempat.
2. Tim PT. Telkom akan datang ke lokasi yang terjadi kerusakan.
3. Mengambil perangkat yang rusak, kemudian akan menggantikan dengan perangkat yang baru..
4. Hal ini tidak mengeluarkan biaya, seluruhnya ditanggung oleh PT. Telkom.

Demikian sharing informasi, semoga bermanfaat…

Pemasangan Koneksi Jardiknas Kab. Mimika

June 5th, 2008

Tugas Di Kab. Mimika

  1. Berangkat dari bandara sentani hari kamis tanggal 29 Mei 2008 jam 08.00, tiba di bandara Mozes Kilangin Timika jam 09.00 WIT, dijemput oleh Bp. Drs. Slamet Dwiyono (Guru SMK Negeri 1 Mimika) langsung menunju Dinas Pendidikan Kab. Mimika, bertemu dengan Kabag TU Bp. Keda Emmanuel, setelah berbincang sejenak dan menyerahkan Surat Tugas dari Kadinas Pendidikan Provinsi Papua, langsung menuju ruang Bagian Umum tempat Junifer+modem ADSL Jardiknas.
  2. Sudah hampir 6 bulan Jardiknas tidak dapat digunakan, sejak kejadian kecurian perangkat jardiknas di kantor dinas yang lama. Proses pelaporan ke Tim Jardiknas yang lama (BPKLN) sudah dilakukan, sehingga dilakukan penggantian perangkat dengan biaya dari Dinas Pendidikan Kab. Mimika.
  3. Kondisi ruangan memang cukup memprihatinkan, selain kekurangan ruang kerja, kekurangan SDM, dll. Ruangan juga dipenuhi dengan debu dan kertas. Perangkat Jardiknas dan Bantuan Padatiweb seolah-olah tak digunakan. komputer cukup, namun tenaga operator yang mengerti dan paham tentang pengoperasian terbatas. Pada saat akan bekerja, ternyata listrik PLN  padam sejak pukul 06.00 tadi dan akan hidup pada jam 17.00 WIT…. Waduh, gimana nih… dibantu untuk mengecek Genset yang didapat dari bantuan Dinas Pendidikan Provinsi, namun tdak dapat di gunakan karena Handle pengatur arus 3 Fase rusak…. Pusing juga…
  4. Akhirnya pak slamet pulang kerumah untuk megambil genset milik pribadi meskipun hanya 1500 dari pada tidak ada, setelah diisi Bensin langsung menuju ke Dinas Pendidikan Kab. Mimika.
  5. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIT langsung setting perangkat Juniper (Cicso 2600) dan Modem ADSL, install PC-Router, menggunakan genset dan backup UPS. Pada saat setting saling bergantian….maklum kapasitas genset tidak mencukupi. Akhirnya pukul 17.00 WIT selesai.
  6. Listrik PLN hidup lagi pukul 16.00 WIT…. Wooouw  serasa hidup lebih hidup lagi… kegiatan dilanjutkan dengan setting perangkat radio wireless Akses Point yang terpasang di Tower setinggi 30 meter bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi untuk sharing ke sekolah. Dengan bantuan informasi IP+Username+Pasword dari kontraktor, settingan berjalan dengan lancar dan sukses. Dilanjutkan setting Akses Point Indoor untuk dapat diakses di lingkungan Dinas Pendidikan. Kerjaan selesai pukul 19.00 WIT. Setelah itu didampingi pak slamet mencari-cari penginapan.. ampun deh.. ternyata full semua.. akhirnya dapat di Penginapan Timika Raya, Jalan Cenderawasih No.2 Timika. Setelah melakukan registrasi, menuju kamar daaaannnn… terkapar dengan sukses… 

Hari Jumat..

  1. Melakukan Cross check settingan radio di tower, kemudian menuju SMK Petra, salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan Peralatan Jardiknas dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua. Langsung menuju ke Lab.Komputer, dan bertemu dengan Bp. Emanuel (Ka. Lab. Komputer), kemudian langsung melakukan cek, setelah utak-atik.. coba sana-sini Radio tidak terdeteksi Laptop, IP sdh sama, namun tetap ndak mau.. Local Area Connection untuk LAN Card tidak terdeteksi…connected…tiba-tiba disconnec..waduh apanya yahhh… kesimpulan awal. POE rusak… waduh..gimana..
  2. Untuk sementara setting di SMK Petra kami tunda dulu, sambil mencari-cari relasi di Timika smoga ada yg jual, atau ada yg punya.. untuk dipinjam sementara. Selanjutnya kami menuju SMA YPPK, bertemu dengan kepala sekolah, cek perangkat, ternyata hanya radio saja, antena grid tidak diberikan oleh kontraktor dengan alasan bahwa lokasi sekolah dengan dinas cukup dekat, sehingga ndak perlu pake antena grid…. Waduh gimana yaaa.. namanya juga bantuan, semua alat yang terdaftar Berita Acara khan wajib di serahkan…(setau saya sih..). Setelah dipindahkan ke lokasi yang berdekatan dengan Lab. Komputer, maka langsung melakukan site survey…dengan menggunakan 1 pipa setinggi 6 meter, sinyal hanya 24 hingga 27 ndak bisa di kunci.. kemudian kita tambah ketinggian akhirnya dapat sinyal 30 hingga 35, stabil dan bisa di kunci.. akhirnya terkoneksi SMA YPPK dengan Jardiknas…. Amien…amien… 

Hari Sabtu

  1. Dari Hotel jam 9.00 menuju  ke SMK Petra, setelah mendapatkan pinjaman POE dari relasi baru yang sangat baik (Bpk. Nasry) yg memiliki Toko, Service Komputer dan ISP yang  telah memiliki banyak client di Timika (makasih banyak atas supportnya pak…) kita langsung mencoba di SMK Petra, namun tetapsama… tdk mau terkoneksi, kesimpulan akhir radio rusak… kemudian kami turunkan radionya… semua aman, namun di coba reset juga ndak bisa… waduh pasti matot deh… (MATI TOTAL). Harus ganti radio…
  2. Kembali kami ke pak Nasry untuk mengecek apakah memiliki radio yang sama, atau ada solusi radio lain. Ternyata beliau punya stok radio JAHT (indoor di jadikan outdoor dengan box waterproof) kami ambil untuk d coba di SMK Petra. Setelah dipasang kondisi radio bagus, namun sinyal hanya dapat 20-24, belum bisa di kunci… terpaksa harus menaikkan antena omni di dinas (karena oleh konsultan di pasang di posisi 24 meter) dari total tower 30 meter. Dicoba untuk dinaikkan 1 step lagi sekitar 27 meter, semoga bisa membantu….
  3. Cuaca agak mendung, namun saya berusaha untuk  naik setelah mempersipakan diri, saya mulai memanjat tower, pelan namun pasti, sampai di antena omni, 24 meter, namun ternyata hujan turun… saya mencoba untuk tetap melepas antena omni dengan harapan hujan akan reda, namun ternyata tambah deras… akhirnya saya putuskan untuk mengkunci lagi dan turun kembali… karena hujan semakin deras… sampai di bawah tower.. hujan semakin deras… yahh break dulu lah…
  4. Waduh… kepalaku kok pening yahhhh… wah mau cari akhir bersih untuk siram kepala juga ndak ada akhirnya, dengan baju dan celana basah kuyup  tetap bertahan dulu di kantor dinas… kepalaku tambah pening…..waduh…ini pasti karena kehujanan diatas tower nih… istirahat sebentar.. duduk sambil chatting dengan pak munir (sorong) dan pak abdu rahman (serui)… pukul 17.00 lampu padam…. Tambah kacau kerjaan nih… gimana nih…oughhhhh

Hari Minggu 

  1. Dari hotel langsung menuju Dikjar Mimika, untuk naikkan antena omni setinggi 27 meter… dan sukses. Berikutnya langsung melakukan perbersihan dan atur jaringan LAN Dikjar Mimika. Selanjutnya menuju ke SMK Petra Mimika.
  2. Setelah di pasang dan naikkan pipa setinggi 15 meter, lakukan site survey dan sukses stabil di posisi 38-40, langsung kunci…. Puji Tuhan, akhirnya selesai juga..  dilanjutkan settingan untuk masing-masingPC berjumlah 30 PC.

Akhirnya Dikjar Kab.Mimika dan 2 sekolah (SMK Petra Mimika dan SMA YPPK Mimika Terkoneksi dengan jardiknas.. tugas selesai dengan sukses.. semoga dapat semakin di kembangkan…lebih maju..

Undangan Bintek PSMK 2008

May 19th, 2008

Bersama ini kami sampaika informasi undangan bintek 2008  dari PSMK Depdiknas Jakarta…

Yth. bapak/ibu/saudara dinas pendidikan propinsi/dinas pendidikan kab-kota/kepala SMK di seluruh Indonesia dalam rangka melaksanakan program peningkatan akses dan pemerataan serta peningkatan mutu pendidikan SMK, melalui dana APBN tahun 2008 telah dialokasikan dana bantuan imbal swadaya untuk program :
1. pembangunan ruang kelas baru (rkb) smk
2. pembangunan workshop/lan/perpustakaan smk
3. rehabilitasi gedung smk
4. pengadaan peralatan
5. pengadaan lab.komputer
untuk informasi lebih lanjut dapat download file melalui file yang ada di MILIS DIKMENJUR dalam folder : BIMTEK 2008

Mbak Lia
Dit. Pembinaan SMK Jakarta
0817-9917-487

1. Undangan dari ditPSMK
2. Lampiran Undangan PSMK

Koneksi Jardiknas Kab. Jayawijaya dan Kab. Merauke Down

May 9th, 2008

Dapat kami informasikan bahwa dari tanggal 7 Mei 2008 pukul 11.00 waktu Papua, jardiknas di Kab. Jayawijaya down. Koordinator Dinas (Pak Imam) lsg memberikan laporan, bahwa koneksi mati, sementara semua perangkat berjalan normal (junifer dan modem ADSL).  Kami lsg coba kontak PT. Telkom Divre 7 Jayapura (dengan ibu Isti) dan makasar, hingga sore hari, masih putus.

Pada pagi hari tanggal 8 mei 2008, koneksi masih down, menunggu info dari PT. Telkom jakarta, akhirnya siang hari Jardiknas Aktif kembali… (info dari PT. Telkom di Cibinong yang terjadi masalah)

Kasus berikutnya terjadi di Kab. Merauke, Junifer di kantor Dinas KO, padahal seblumnya normal-normal sj. Berdasarkan laporan koordinator Dinas (Pak Marwan) bahwa junifer setiap di hidupkan, listrik seluruh kantor lsg down.. setelah di lakukan ujicoba, kesimpulannya Junifer rusak.

Kemudian dilaporkan ke PT.Telkom Merauke (Pak Irvin), kemudian ke PT. Telkom Jayapura (Ibu Isti), dilanjutkan ke PT. Telkom Makasar… info terakhir akan dikirimkan junifer baru dari PT. Telkom Makasar, namun kami tdk diberitau kapan junifer itu tiba di Dinas Kab. Merauke.

Hal ini pasti juga terjadi di masing-masing dinas di setiap kabupaten, prosedur tetap yang kita lakukan juga sesuai dengan petunjuk dari Tim Jardiknas BPKLN (penanggung jawab lama).

Tentunya kita akan selalu melakukan hal-hal ini meskipun jardiknas sudah bukan wewenang kita… (karena apabila ada masalah dengan jardiknas dan rekan-rekan Dinas, Client ICT Center, Sekolah minta tolong, tentunya tdk ada aturan TUPOKSI yang melarang untuk membantu…)

Semoga koneksi Jardiknas yang telah ditangani oleh Tim Pustekom akan lebih baik lagi… 

setting koneksi di pegunungan kab.jayawijaya (wamena) bag-4 selesai

April 21st, 2008
  1. Akhirnya meninggikan antena omni yang berada di tower dinas pendidikan kab jayawijaya harus dilakukan, dari posisi semula, kami naikkan kira-kira 1 meter lebih tinggi. Dengan harapan jangkauan sinyal antena akan lebih luas.
  2. Setelah itu kami kembali ke SMA Negeri 1 Wamena, untuk mencoba site survey sinyal, akhirnya langsung dapat terkoneksi berkisar 33 % – 40 %, stabil tanpa RTO, dengan menggunakan radio indoor D-Link ataupun dengan menggunakan PCI Wireless D-Link.
  3. Kemudian kami lanjutkan di SMK Yapis Wamena, setelah menambah tinggi pipa 2” dari 6 meter menjadi 10 meter, dengan memasang score tali slink, akhirnya mendapat sinyal 60%-80% dengan menggunakan radio senao type 8610 plus. Setelah dilakukan penguatan pada kedua sisi tiang, hasil site survey akhir menunjukan sinyal 70%-85%, stabil, tanpa RTO.
  4. Setelah semuanya terkoneksi, selesai sudah tugas untuk menghubungkan jardiknas melalui Dikjar wamena ke sekolah dengan infrastruktur yang tellah dimiliki oleh sekolah. Sebelum kembali ke Jayapura, kami sempatkan untuk melakukan cek ulang ke masing-masing sekolah, sekaligus pamit untuk kembali ke jayapura.
  5. Demikian informasi ini kami sampaikan.. semoga bermanfaat untuk kita semua.

setting koneksi di pegunungan kab.jayawijaya (wamena) bag-3

April 18th, 2008
  1. Tanggal 13 April 2008 dari hotel langsung menuju ke SMP Negeri 1 Wamena, meskipun hari minggu, namun ada guru yang tinggal di dalam lingkungan sekolah, sehingga kami diijinkan untuk melakukan settingan radio akses jardiknas. Dari SMP Negeri 1 Wamena menggunakan tiang 10 m melakukan pointing ke dinas, koneksi sinyal stabil di 56-60 %, kemudian lakukan pengecoran dan scoring kabel slink, setelah cor semen agak keras, kami lakukan tes site survey lagi ke dinas dengan sinyal terakhir 58-62 % cukup bagus dan stabil. Kemudian setting radio wireless indoor, PC di Lab. Komputer berjumlah 30 Unit branded Acer.
  2. Sambil menunggu radio wireles untuk SMK Yapis datang, kami bersama guru-guru melakukan training pembuatan antena kaleng.. dan hasilnya sukses.
  3. pukul 13.30, radio datang, kami langsung menuju SMK Yapis Wamena. Setelah kami setting dan pasang dengan pipa 6 meter dan  melakukan pointing, ternyata sinyal tidak stabil, kadang RTO, kadang Reply.. Kasus tersebut sama dengan yang terjadi di SMA Negeri 1 Wamena…hingga pukul 21.30 WIT masih belum konek juga, akhirnya kami kembali ke hotel.
  4. Rencana besok apabila masih tetap tidak konek juga SMA Negeri 1 dan SMK Yapis Wamena, maka antena omni di Dikjar Jayawijaya akan kami tinggikan lagi…

setting koneksi di pegunungan kab.jayawijaya (wamena) bag-2

April 18th, 2008
  1. Tanggal 12 April 2008 pukul 08.00 WIT dari hotel langsung menuju ke SMA Negeri 1 Wamena dengan menggunakan motor Pak Rahman (guru di SMA Negeri 1 Wamena) Diikuti Oleh Pak Imam (guru di SMK Yapis Wamena) sekolah ini adalah penerima bantuan ICT Center tahun 2006. Langsung melakukan survey, melakukan setting radio. Radio yang digunakan adalah PCI D-Link, kemudian naik tower, melakukan pointing ke arah antena omni di dinas, setelah beberapa kali geser antena grid akhirnya terkoneksi juga, namun tidak stabil, terkadang RTO, terkadang DHU, terkadang Reply… padahal jarak kurang dari 2 km. Kemudian kami coba dengan radio senao 3220 outdoor milik SMK Yapis Wamena, setelah pointing, namun hanya mendapat sinyal 27-31, masih sulit untuk dikunci. Akhirnya untuk sementara kami putuskan menggunakan radio PCI D-Link, meskipun tidak stabil karena di depan arah antena terdpat pohon cemara, mengkin itu juga yang menyebabkan koneksi terganggu, sehingga kami usulkan untuk di pangkas.
  1. Setelah dirasa cukup settingan di SMA Negeri 1 Wamena, kami menuju ke SMK Yapis Wamena, setelah mencoba mendirikan satu pipa ukuran 2”, masih belum mendapatkan sinyal, setelah diturunkan kembali dan di coba, ternyata radio tersebut rusak (tidak dapat menerima dan memancarkan sinyal) kemudian kami reset dengan menggunakan kebel R232, lalu kami coba lagi, masih tetap tidak dapat memancarkan dan menerima sinyal, akhirnya kami putuskan untuk menunggu radio baru dari ICT Center SMK Negeri 1 Sentani yang akan dititipkan kru pesawat di sentani, menuju wamena. Semoga radio segera datang….
  1. Pukul 17.00 WIT, kami menuju ke SMP Negeri 2 Wamena, udara wamena memang sangat dingin, apalagi hujan deras… uhhh tambah dingiiiin banget, bener kata Pak Tamam….Wamena memang dinginnnn…namun kami tetap melaju dengan motor pak Rahman (guru SMA Negeri 1 Wamena menuju ke SMP Negri 2 Wamena). Setelah diterima Pak Try dan Pak Sam, Langsung kami melihat antena grid yang telah terpasang, melakukan setting radio dan site survey sinyal ke arah dinas pendidikan, langsung mendapat sinyal 58 – 60, karena tiang antena sudah di cor semen, kami tidak dapat melakukan pointing, sehingga cukuplah sinyal tersebut, kami tes Ping… stabil tidak ada RTO, dan dapat digunakan untuk browing dengan lancar… setelah dikunci, kami setting radio wireless indoor, sehingga setiap siswa atau guru yang memiliki Laptop, PC, HP yang memiliki akses Wifi, dapat melakukan akses internet tanpa kabel.. Kegiatan di SMP Negeri 2 Wamena selesai pukul 21.30 WIT… kami menuju ke hotel, meskipun hujan deras… naik motor… udara menjadi sangat dingin.. meskipun menggunakan jaket berlapis-lapis…. Kita akan lanjutkan besok hari untuk setting SMP Negeri 1 Wamena, sambil menunggu radio datang dari Sentani untuk SMK Yapis Wamena.

setting koneksi di pegunungan kab.jayawijaya (wamena) bag-1

April 18th, 2008

Tanggal 11 April 2008, kami mengunjungi kab.jayawijaya (wamena) berangkat dari bandara sentani pukul 11.30 menggunakan Trigana air service dengan pesawat berpenumpang 60 orang, sewaktu naik pesawat…ternyata terjadi kerusakan sehingga mesin padam, kami turun dan menunggu di ruang tunggu selama 30 menit, kemudian kami naik pesawat yang sama… wuih..ngeri juga,  ternyata sudah 5 penumpang yang membatalkan tiketnya.. namun syukurlah pukul 01.30 wit, kami tiba dengan selamat di kab.jayawijaya (wamena). Langsung dijemput oleh Pak Rahman (guru SMA Negri 1 Wamena) dan Pak Imam (staff Dinas Pendidikan dan juga guru SMK Yapis Wamena)

Kegiatan pertama di wamena adalah meninjau koneksi Jardiknas dan perangkat yang ada di Dinas Pendidikan Kab. Jayawijaya. Kondisinya koneksi jardiknas lancar, dapat mengirimkan data UN dan data lain via email ke Dinas Pendidikan, melakukan komunikasi dengan dinas di kabupaten lainnya, namun belum memiliki PC-Router. Sementara masih menggunakan server bantuan dari Padati Web yang disetting sebagai router menggunakan windows 2003 server, dan sekolah-sekolah belum terhubung ke jardiknas melalui dinas.

Berikutnya kami install PC-Router menggunakan Linux IPCOP (untuk menggantikan windows 2003 server), diperkuat dengan setting firewall, proxy-nya, web server, dll. Kemudian setting Akses Point Indoor, dan Radio Outdoor yang rencananya akan dikoneksikan ke sekolah-sekolah. Jam 17.00 selesai.

Besok kami lanjutkan dengan setting di Client Sekolah SMK, SMP, SMA..

Mohon doanya, semoga lancar dan sukses…

(meskipun nantinya akses internet jardiknas akan berkurang atau bahkan padam, setealh dilakukan migrasi dari Biro PKLN ke PUSTEKOM, kami tetap mencoba untuk memperkenalkan akses internet ke sekolah-sekolah dengan segera)

 

koneksi jardiknas di dikjar kab.jayapura

April 11th, 2008

Setelah menerima laporan bahwa koneksi jardiknas error pada jam 10.00 WIT, kami langsung menuju kantor dikjar kab.jayapura, melakukan pengecekkan..ternyata memang tidak terkoneksi, sehingga tidak dapat melakukan browsing namun dapat melakukan ping ke DNS Jardiknas. Cek dilanjutkan dengan menggunakan koneksi langsung dari juniper, ternyata aman2 dan dapt terkoneksi dengan baik.. akhirnya kami putuskan untuk melakukan cek ulang PC-Router dengan mengganti DNS lama (118.98.224.2 dan 118.98.224.3) dengan DNS lainnya yaitu (202.134.0.155 dan 202.134.2.5), ternyata berhasil dan terkoneksi..
Akhirnya hotspot dan LAN di dikjar kab.jayapura normal kembali…

Selanjutnya kami melakukan diskusi dengan Ka.seksi Perencanaan (Sastra Minangkabau, MM) tentang progres schoolnet yang telah melakukan survey ke 5 sekolah… tentunya akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya yang memiliki lokasi terdekat dan mudah dijangkau dengan teknologi wireless, maklum di daerah kami belum ada Speedy.. demikian info sementara dari gunung merah sentani.